Apa Itu Bedug ?, Apa Fungsinya Dan Dari Mana ASAL USULNYA !!! - Welcome To Mas Ifan Blog

Apa Itu Bedug ?, Apa Fungsinya Dan Dari Mana ASAL USULNYA !!!

Tahukah kalian, fungsi bedug bukan saja sebagai pertanda masuknya waktu shalat. Bedug juga bisa digunakan sebagai alat musik tradisional yan...
Tahukah kalian, fungsi bedug bukan saja sebagai pertanda masuknya waktu shalat. Bedug juga bisa digunakan sebagai alat musik tradisional yang memiliki suara yang khas.

Di Indonesia, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu salat atau sembahyang. Bedug terbuat dari sepotong batang kayu besar atau pohon enau sepanjang kira - kira satu meter atau lebih. Bagian tengah batang dilubangi sehingga berbentuk tabung besar. Ujung batang yang berukuran lebih besar ditutup dengan kulit binatang yang berfungsi sebagai membran atau selaput gendang. Bila ditabuh, bedug menimbulkan suara berat, bernada khas, rendah, tetapi dapat terdengar sampai jarak yang cukup jauh.

Bedug adalah alat musik tabuh seperti gendang. Bedug merupakan instrumen musik tradisional yang telah digunakan sejak ribuan tahun lalu, yang memiliki fungsi sebagai alat komunikasi tradisional, dalam kegiatan ritual keagamaan.

Bedug Terbesar Di Dunia Ada Di Purworejo ( Foto @U-Report )

ASAL USUL BEDUG
Sebenarnya bedug berasal dari India dan Cina. Berdasarkan legenda Cheng Ho dari Cina, ketika Laksamana Cheng Hoo datang ke Semarang, mereka disambut baik oleh Raja Jawa pada masa itu. Kemudian, ketika Cheng Ho hendak pergi dan hendak memberikan hadiah, raja dari Semarang mengatakan bahwa dirinya hanya ingin mendengarkan suara bedug dari Masjid.

Sejak itulah, bedug kemudian menjadi bagian dari Masjid, seperti di negara Cina, Korea dan Jepang, yang memposisikan bedug di kuil - kuil sebagai alat komunikasi ritual keagamaan. Di Indonesia, sebuah bedug biasa dibunyikan untuk pemberitahuan mengenai waktu shalat atau sembahyang.

Ada 2 fungsi utama dari bedug. Dari segi social, bedug berfungsi sebagai alat komunikasi atau pertanda kegiatan masyarakat, mulai dari ibadah, pertanda bahaya, hingga pertanda berkumpulnya sebuah okomunitas. Dari segi estetika, bedug berfungsi dalam pengembangan dunia kreatif, konsep dan budaya material musikal.

Cara pembuatan bedug pun relative sederhana. Kulit hewan yang biasa dibuat sebagai bahan baku bedug antara lain kulit kambing, sapi, kerbau, dan banteng. Kulit sapi putih memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan kulit sapi coklat. Sebab, kulit sapi putih lebi htebal daripada kulit sapi coklat, sehingga bunyi yang dihasillannya akan berbeda disamping, keawetannya yang lebih rendah.

Pada awalnya, kambing atau sapi dikuliti. Kemudian, kulit tersebut direndam ke dalam air detergen  sekitar 5-10 menit. Jangan terlalu lama agar tidak rusak. Lalu, kulit dijemur dengan cara dipanteng (digelar) supaya tidak mengerut. Setelah kering, diukur diamater kayu yang sudah dicat dan akan dibuat bedug. Setelah selesai diukur, kulit tersebut dipasangkan pada kayu bonggol kayu yang sudah disiapkan. Proses penyatuan kulit hewan dengan kayu dilakukan dengan paku dan beberapa tali - temali.

JADI ALAT MUSIK
Seni ngadulag merupakan kesenian yang berasal dari daerah Jawa Barat. Pada dasarnya, bedug memiliki fungsi yang sama seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Namun, tabuhan bedug di tiap - tiap daerah memiliki perbedaan dengan daerah lainnya, sehingga menjadikannya khas. Sehingga, lahirlah sebuah istilah "Ngadulag" yang menunjuk pada sebuah keterampilan menabuh bedug.

Kini keterampilan menabuh bedug telah menjadi bentuk seni yang mandiri yaitu seni Ngadulag (Permainan bedug). Di daerah Bojonglopang, Sukabumi, seni ngadulag telah menjadi sebuah kompetisi untuk mendapatkan penabuh bedug terbaik. Kompetisi terbagi menjadi 2 kategori, yaitu keindahan dan ketahanan.

Keindahan mengutamakan irama dan ritme tabuhan bedug, sedangkan ketahanan mengutamakan daya tahan menabuh atau seberapa lama kekuatan menabuh atau seberapa lama kekuatan menabuh bedug. Kompetisi ini diikuti oleh laki - laki dan perempuan. Dari permainan inilah seni menabuh bedug mengalami perkembangan.

Dahulu, peralatan seni menabuh bedug hanya terdiri dari bedug, kohkol, dan terompet. Tapi kini peralatannya pun mengalami perkembangan. Selain yang telah disebutkan di atas, menabuh bedug kini juga dilengkapi dengan alat - alat musik seperti gitar, keyboard dan simbal.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus