Masjid Sendang Duwur, Lamongan Bukti Dakwah Para Wali - Welcome To Mas Ifan Blog

Masjid Sendang Duwur, Lamongan Bukti Dakwah Para Wali

Jika Anda berkunjung ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, maka sebaiknya mengharuskan untuk meluangkan waktu Anda untuk mengunjungi Masjid Sen...
Jika Anda berkunjung ke Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, maka sebaiknya mengharuskan untuk meluangkan waktu Anda untuk mengunjungi Masjid Sendang Duwur. Masjid ini penuh dengan sejarah perkembangan Islam di Pulau Jawa.

Masjid Sendang Duwur merupakan peninggalan Islam yang banyak mendapat pengaruh kebudayaan Hindu akhir. Hal ini tampak pada pola hias gunungan dan kala. Masjid ini diperkirakan didirikan pada abad ke-16 berdasarkan candra sengkala yang bertuliskan 'gurhaning sarira tirta hayu' (1483 S = 1561 M).

Masjid Sendang Duwur, Lamongan

Pendirinya adalah Sunan Sendang atau Sunan Rahmat. Beliau adalah salah seorang penyebar Agama Islam di Jawa Timur. Tahun 1920, masjid Sendang Duwur diperbaiki dan pada tahun 1938-1940 dilakukan perbaikan makam. Tahun 1989-1990, Masjid Sendang Duwur dipugar secara keseluruhan oleh Proyek Pelestarian Pemanfaatan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Jawa Timur.

Masjid Sendang Duwur terletak di jalan R Nur Rahmat Sunan Sendang, Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa timur. Masjid Sendang Duwur berbatasan dengan rumah penduduk di sebelah timur. Sedangkan di sebelah barat dan utara berbatasan dengan kompleks makam kuno dan di sebelah selatan dengan pemakaman umum.

Masjid Sendang Duwur berbentuk bujur sangkar yang berukuran 23 x 16 m dengan arah hadap ke Timur. Bangunan terbuat dari batu bata dan kayu. Ruang utama masjid berukuran 16 x 16 m, yang dibatasi oleh empat dinding dari tembok. Pintu utama terletak di tengah - tengah dinding timur, memiliki dua daun pintu. Pada daun pintu terdapat hiasan bingkai cermin yang diukir dan dicat warna merah, emas, biru dan hijau.

Masjid Sendang Duwur, Lamongan

BERBAGAI UKIRAN

Sementara itu, bagian atas pintu terdapat hiasan terawang berbentuk sulur - suluran, bunga teratai, dan mahkota yang dicat warna merah, emas, biru dan hijau. Pintu timur memiliki hiasan terawang berbentuk ukiran - ukiran kayu berupa sulur - suluran dan bunga pada bagian atasnya, tetapi ukir - ukiran ini tidak dicat. Pada kusen bagian atasnya terdapat hiasan pelipit. Jendela ruang utama ada sepuluh dan terbuat dari kayu jati yang dicat hijau. Masing - masing berukuran 2x3 m dan mempunyai dua daun jendela.

Ruang utama Masjid Sendang Duwur memiliki 17 buah tiang yaitu sebuah tiang di tengah - tengah dan empat tiang masing - masing di utara, timur, selatan dan barat. Di dalam ruangan utama terdapat mihrab, mimbar, dan maksurah. Mihrab terletak di dinding dan diapit dua pasang pilaster yang masing - masing sisinya dihiasi dengan keramik.

Makam Sunan Sendang, Pemakaman Sendang Duwur

Pilaster bagian luar bersusun dua, sedangkan bagian dalam bersusun tiga. Di antara pilaster bagian luar dengan bagian dalam terdapat hiasan bingkai cermin yang ditengahnya dihiasi motif geometris. Sedangkan mimbarnya memiliki tiga anak tangga. pada ujung anak tangga terdapat tempat duduk dari semen. Tubuh mimbar didukung empat buat pilaster yang pada bagian sudut - sudutnya ditempeli tegel keramik. Atap mimbar berbentuk rata yang ditempeli tegel keramik dan bagian puncaknya terdapat kubah.

Makam Sunan Sendang, Pemakaman Sendang Duwur

Serambi masjid terdapat pada keempat sisi ruang utama yaitu serambi timur, utara, barat dan selatan. Seluruh permukaan lantai serambi dilapis tegal teraso. Pada keempat serambit terdapat 28 tiang berbentuk bulat. pada puncak tiang terdapat hiasan pelipit rata. Antara tiang dihubungkan lengkung penopang atas serambi.

Di dalam sebelah utara masjid Sendang Duwur terdapat makam - makan dan gapura. Gapura seluruhnya ada lima buah, yaitu empat gapuran bentar dan sebuah gapura paduraksa yang menarik berbentuk sayap yang sedang mengembang. Selain itu pada bagian atas gapura ini terdapat relief gunungan, kepala kala yang bentuknya disamarkan, tumbuh - tumbuhan, serta motif sulur - suluran.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus