Pesona Alam Banyuwangi Di Desa Kemiren - Welcome To Mas Ifan Blog

Pesona Alam Banyuwangi Di Desa Kemiren

Kala anda menyusuri pesona alam Banyuwangi maka lengkapilah dengan menyambangi suku aslinya. Sebuah desa bernama Kemiren saat ini menjadi ba...
Kala anda menyusuri pesona alam Banyuwangi maka lengkapilah dengan menyambangi suku aslinya. Sebuah desa bernama Kemiren saat ini menjadi banyak perhatian para pelancong. Tempat dimana Anda bisa mendapatkan suguhan menarik keseharian suku Using yang bersahaja lengkap dengan atribut adat dan juga budayanya yang masih lestari.

Upacara adat di Desa Kemiren memang begitu hebat berkaitan dengan pertanian terutamanya karena sebagian besar warganya bermata pencaharian sebagai petani. Saat masa panen tiba, warganya akan membunyikan tabuhan angklung dan gendang di pematang sawah. Saat menumbuk padi, wanitanya akan memukul - mukul lesung dan juga alu sehingga menghadirkan bunyi harmonis.

Barong Ider Bumi Pesona Alam Banyuwangi Di Desa Kemiren

Suku Using sendiri adalah masyarakat Blambangan yang masih tersisa dari keturunan Kerajaan (Hindu) Blambangan yang berkuasa selama dua ratusan tahun sebelum akhirnya ditaklukan oleh Kerajaan mataram Islam pada tahun 1743. Suku Using berbeda dengan masyarakat dari Suku Jawa, Madura ataupun Bali terutamanya bila dilihat dari budaya ataupun bahasa yang digunakannya.

Barong Ider Bumi

UNIK DAN INDAHNYA DESA KEMIREN

Berikut ini beberapa kegiatan adat yang biasa dilakukan oleh Suku Using di  Desa Kemiren.

Selamatkan Kampung Sewu Tumpeng merupakan acara adat yang perlu Anda lihat secara langsung dan biasanya dihelat akhir bulan September. Kegiatan ini adalah bentuk dari ungkapan rasa syukur warga atas apa yang sudah diberikan Tuhan setahun sebelumnya. Di dalam Anda bisa melihat keramaian tumpengan yang diusung dari masing - masing keluarga.

Barong Ider Bumi merupakan upcara tolak bala desa dimana biasanya diadakan tepat hari kedua Idul Fitri. Kegiatannya ditandai arak - arakan barong kemiren beserta perangkatnya dari ujung timur desa ke ujung barat desa.


Kemiret Art Performance merupakan acara yang baru saja dibina dan rencananya akan digelar setiap bulan Juni. Di dalamnya ditampilkan drama teatrikal yang menceritakan sejarah kota Banyuwangi. Hal unik dari acaranya adalah seni pertunjukan yang ditampilkan tidak diadakan di tengah keramaian namun di tengah hutan dan di atas air.

Ngopi Sepuluh Ewu adalah acara minum kopi sekampung di Desa Kemiren yang biasanya dihelat akhir September dan masuk pada rangkaian Banyuwangi Festival. Bayangkan setiap rumah mengeluarkan kursi dan meja ruang tamunya ke jalanr aya. Desa ini pun sekejap berubah bak kafe dadakan di sepanjang jalan desa. Anda akan melihat orang lalu - lalang menyeduh kopi dari meja mana saja secara gratis dengan cangkir tempo dulu.


Upacara lain yang masih kerap dilakukan suku Using adalah upacara ngaturi dahar. Acara selamatan ini bertujuan untuk membersihkan diri bagi anggota keluarga. Umumnya upacara ini dilakukan pada setiap keluarga suku Using setahun sekali kala malam Jum'at atau malam senin.

KULINER DI DESA KEMIREN

Cicipi sayur dan juga sambal lucu yang merupakan menu kuliner khas Desa Using. Itu adalah sajian kuno asal Banyuwangi yang mempunyai cita rasa yang bisa menggugah layaknya dengan sayur asem. Nama 'Lucu" sendiri adalah tanaman yang mirip laos dimana biasanya hanya diambil bagian batang atau bunganya.

Darinyalah kemudian sering diolah menjadi sayur atau sambal. Rasa sayuran ini pedas dan segar juga sedikit terdapat rasa mint. Biasanya sayur lucu diolah bersama potongan daging dan tulangan ayam kampung kemudian diberi kuah. Bumbu yang menyertai sayuran ini adalah sambal Lucu (irisan kacang panjang segar serta gerusan lombok) didampingi ayam kampung goreng dan ikan asin. Sayur dan sambal lucu hanya dijumpai saat acara hajatan seperti pernikahan atau ritual menaikkan killing.

FASILITAS

Tidak ada penginapan di sekitar Desa Kemiren dan jika Anda berniat untuk bermalam Anda harus mau bermalah di salah satu rumah penduduk. Berdiskusilah dengan ketuga paguyuban atau tetua desa agar dibantu dalam mencari tempat penginapan. Banyuwangi pun bisa menjadi pilihan karena memang lokasinya juga tidaklah seberapa jauh dari Desa Kemiren.


RUTE

Untuk menuju Desa Kemiren dari Pusat Kota Banyuwangi sobat bisa menyusuri jalan ke arah Kecamatan Glagah dimana sejalur menuju Kawah Ijen. Dari Simpang Lima (pusat kota) berbeloklah ke arah barat masuk Jalan Jaksa Agung Suprapto sampai mencapai lampu merah Cungking. Arahkan kendaraan ke barat masuk jalan HOS Cokroaminoto atau melewati jalan Brawijaya hingga tiba di Simpang Bakungan kemudian ambillah arah ke barat masuk Jalan Barong.

Luas Desa Kemiren sendiri kurang lebih 117.052 M2 yang memanjang sejauh 3 km dan di kedua sisinya dibatasi Sungai Gulung dan Sungai Sobo yang mengalir dari barat ke timur. Desa Kemiren ditetapkan sebagai Desa Wisata Using tahun 1995 dimana dari sana dipertontonkannya kesenian warga sekaligus kebudayaannya.

TIPS

Waktu kegiatan budaya di Desa Kemiren terkadang tidak pasti lantaran bergantung pada kebutuhan seperti selamatan nikah adat, Sunatan, Selamatan Sawah, Mepe Kasur Bareng dan acara adat lainnya. Oleh karena itu, Anda diajurkan menghubungi pihak berikut "Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Banyuwangi" Di Jalan Ahmad Yani No. 78, Penganjuran, Banyuwangi 68416, Jawa Timur.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus