Uniknya, Desa Wisata Tuktuk Siadong, Samosir, Sumatera Utara - Welcome To Diary Mas Ifan Blog

Uniknya, Desa Wisata Tuktuk Siadong, Samosir, Sumatera Utara

Pastikan kunjungan Anda ke Danau Toba jangan lewatkan untuk menginap di Desa Wisata Tuktuk Siadong, Sebuah tempat indah di sebuah tanjung ke...
Pastikan kunjungan Anda ke Danau Toba jangan lewatkan untuk menginap di Desa Wisata Tuktuk Siadong, Sebuah tempat indah di sebuah tanjung kecil di Pulau Samosir.

Di sini sobat diary mas ifan bisa menikmati suasana menawan panorama pinggir danau dimana sudah banyak sekali para wisatawan yang tersihir daya pukaunya.

Desa Tuktuk Siadong sendiri berlokasi di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Semenanjung kecil ini letaknya diantara Desa Tomok dan Desa Ambarita.

Desa Wisata Tuktuk Siadong, Samosir, Sumatera Utara
Desa Tuktuk Siadong sudah begitu dikenal sebagai salah satu lokasi terbaik untuk menikmati keindahan Danau Toba. Pemandangan menghijau begitu memanjakan mata berpadu dengan bangunan corak Batak yang sangat khas.

Di sini sobat bisa merasakan suasana seperti di pantai akan tetapi dengan suhu udara yang tidak sepanas di pantai melainkan udara yang begitu sejuk khas pegunungan.


Yang Bikin Wisatawan Makin Ingin Datang Di Desa Wisata Tuktuk Siadong

Sobat diary mas ifan bisa menikmati keindahan panorama Danau Toba dengan ber-canoe, jetski, sepeda air, atau bisa juga berenang sepuasnya di pinggir danau.

Memancing juga bisa menjadi alternatif kegiatan yang menghibut. Anda juga bisa melakukan trekking ke bukit - bukit tertentu untuk berburu lokasi pandang ke arah Danau Toba yang terbentang.

Nikmati keindahan Matahari terbit dan terbenam dari pesisir danau. Lokasi terbaik ada di dataran tinggi Karo di sebelah utara dimana keelokan danau nampak memanjang dari Sikodonkodon.

Kala Anda sedang berkunjung ke Desa Tuktuk Siadong ini jangan heran jika Anda menemukan kawasan ini ramai dengan wisatawan asing bahkan aktivitasnya nyaris 24 jam.

Saat tengah malam sekalipun apabila Anda kelaparan maka Anda bisa berjalan keluar dan menemukan banyak sekali kafe atau warung yang buka. Meski daerah Tuktuk Siadong dan Tano Batak penduduknya mayoritas beragama Khatolik akan tetapi bagi Anda seorang Muslim tidak perlu khawatir mengingat cukup banyak rumah makan Muslim.

Saksang, Panggan, arsik dan ayam padar merupakan beberapa kuliner Batak yang lazim dihidangkan di banyak rumah makan di kawasan ini. Menikmati secangkir kopi di salah satu kafe pinggir danau akan menyempurnakan suasana santai Anda kala senja sembari menikmati Matahari terbenam.


Fasilitas Yang Ada Di Desa Tuktuk Siadong

Selain berbagai macam keindahan Alam di Desa Tuktuk Siadong ini juga tersedia sebanyak kurang lebih 30 penginapan dengan berbagai macam tipe. Penginapan berupa hotel berbintang di Tuktuk biasanya terletak sama persis di pinggir danau.

Akan tetapi, penginapan berbentuk home stay juga ada yang berlokasi di pinggir danau. Itu termasuk yang digemari oleh para traveller, selain murah suasana rumahan membuat mereka betah tinggal di pinggir danau bahkan sampai dua bulan lamanya atau lebih.


Transportasi

Perjalanan melalui darat ke Parapat memakan waktu sekitar 4-5 jam dari Medan. Ada moda kereta api dan medan menuju Pematang Siantar lalu lanjutkan perjalanan menggunakan bus ke Parapat dengan waktu tempuhnya sekitar 1 jam.

Tersedia juga travel atau bus yang langsung menuju Samosir terutama dengan rute melewati Lubuk Pekam, Tebing Tinggi dan ke arah Pematang Siantar. Sepanjang perjalanan, Anda akan bisa menikmati pemandangan perkebunan kelapa sawit dan karet.

Apabila sobat menyeberang dengan menggunakan mobil maka gunakan kapal motor atau feri dari Ajibata sekitar 2 km dari dermaga perahu kayu di Parapat. Feri dari Ajibata tak langsung ke Tuktuk tetapi ke Tomok terlebih dahulu kemudian perjalanan dilanjutkan menuju Tuktuk dengan jaraknya sekitar 5 km.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus