Mengenal Lebih Jauh Hanbok Dan Hanok - Welcome To Mas Ifan Blog

Mengenal Lebih Jauh Hanbok Dan Hanok

Dalam serial drama Korea sering sekali ditunjukkan penggunaan pakaian tradisional saat upacara pernikahan maupun pemakaman. Gambaran rumah a...
Dalam serial drama Korea sering sekali ditunjukkan penggunaan pakaian tradisional saat upacara pernikahan maupun pemakaman. Gambaran rumah asli masyarakat Korea juga kerap diselipkan. keduanya tidak hanya indah dipandang mata, akan tetapi juga memiliki filosofi tersendiri.

Hampir setiap negara memiliki budaya tradisional yang terus dipertahankan turun temurun, seperti Korea. Busana, rumah, serta alat musik tradisional masih tetap dipertahankan hingga saat ini, bahkan menjadi kebanggan masyarakat.

Mengenal Lebih Lagi Mengenai Hanbok dan Hanok ( Foto @U-Report )

Kaum pelancong yang bertandang ke Korea pun biasanya menyempatkan diri untuk melihat rumah tradisional maupun berlatih alat musik tradisional. Tidak lupa berfoto menggunakan busana tradisional Korea, Hanbok.


HANBOK

Busana atau pakaian tradisional masyarakat Korea dikenal sebagai Hanbok. Hanbok juga menjadi jenis busana formal tradisional. Kebanyakan orang Korea menyimpan hanbok untuk dikenakan pada acara khusus.

Saat ini, seperti dijelaskan dalam situs Korea Tourism Organization, orang Korea mengenakan pakaian itu hanya pada hari - hari tertentu, misalnya saat pesta atau perayaan khusus. Anak - anak menggunakan hanbok pada ulang tahun pertamanya, sedangkan orang dewasa saat upacara pernikahan dan ulang tahun ke-60.

Hanbok juga dikenakan dalam upacara keagamaan atau pemakaman. Lebih jauh, Hanbok tetap dikenakan sebagai pakaian kasual di desa atau di daerah di mana cara hidup tradisional tetap dipertahankan seperti di Chunghakdong, pegunungan Jirisan.

Sebagai pakaian tradisional, hanbok bernilai tinggi. Perwarna yang digunakan berasal dari alam. Warna merah misalnya diperoleh dari bunga yang berwarna merah.

Pigmen warna diekstrak cara dengan menggiling bunga berwarna merah menggunakan lumpang. Setelah itu dimasukkan ke dalam kendi dan dicuci dengan soda.

Hasilnya warna yang bagus dan tentunya berbeda dari perwarna buatan, meski diprosesnya terbilang sangat lambat, rumit dan tepat.

Itu baru soal warna. Kalau mengacu pada bentuk busana, desain hanbok terlihat berbeda. Bagian atas kecil dan melebar di bagian bawah guna menyembunyikan bentuk fisik dari tubuh bagian bawah.

Menurut sejumlah orang, hanbok terlihat lebih cantik saat digunakan ketimbang digantung. Makin terlihat bagus saat penggunanya berjalan, ketimbang diam berdiri. Garis unik dari hanbok itulah yang terlihat sangat menarik saat penggunanya berjalan.


HANOK

Hanok mengacu pada gaya arsitektur tradisional dengan beragam jenis atap termasuk ilalang, sirap dan ganteng. Namun, saat ini, hanok umumnya dipahami sebagai rumah beratap genting. Rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga dipertahankan sebagai warisan budaya nasional.

Gaya arsitektur hanok tidak hanya menjadi tradisi di masa lalu, tetapi juga efektif di masa kini. Ada daya tarik tersendiri yang muncul dari hanok. Daya tariknya terlihat dari keunggulan secara ilmiah serta ramah lingkungan.

Keunggulan secara ilmiah ditunjukkan dengan sistem pemanas yang disebut ondol. Ondol membantu masyarakat menahan dinginnya musim dingin dengan menghangatkan lantai rumah.

Kata Ondol, yang saat ini didaftarkan dalam kamus Oxford, secara harafiah berarti menghangatkan batu. Saat panas yang berasal dari api di dapur dihubungkan ke ruangan lain, lapisan batu di lantai dari ruang sasaran menjadi hangat.

Udara hangat di lantai meningkat, membuat suhu di seluruh ruang menjadi nyaman. Sementara di musim panas, hanok terasa dingin karena memanfaatkan sistem pendinginan alami dan sirkulasi udara yang baik di dalamnya.

Daya tarik lain hanok adalah karena ramah lingkungan. Tanah, batu, kayu dan kertas yang membentuk hanok diperoleh secara langsung dari sumber alam.

Kayu digunakan sebagai pilar, atap, pintu, jendela, dan lantai. Dinding merupakan gabungan dari jerami dan tanah. Kertas yang digunakan di seluruh rumah terbuat dari bubur kayu alami dan dilekatkan di bingkai pintu geser maupun bingkai jendela.

Lantainya dipoles dengan minyak kacang setelah dilapisi kertas. Material alam itu pula yang membuat hanok lebih mudah bernapas.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus