4 Bukti Kutukan Yang Hinggap Kepada Tim Juara Bertahan Piala Dunia - Welcome To Diary Mas Ifan Blog

4 Bukti Kutukan Yang Hinggap Kepada Tim Juara Bertahan Piala Dunia

Mereka gagal untuk bisa kembali meraih juara Piala Dunia, Apakah ini kutukan atau memang kebetulan ??? Kekalahan Jerman kala laga akhir ...
Mereka gagal untuk bisa kembali meraih juara Piala Dunia, Apakah ini kutukan atau memang kebetulan ???

Kekalahan Jerman kala laga akhir fase grup menjadi tamparan keras untuk para fans Jerman. karena hasil itu membuat Jerman harus angkat koper lebih cepat dari Rusia. Bahkan pencapaian itu adalah pencapaian yang terburuk bagi Jerman dalam beberapa tahun belakangan. Kondisi ini juga sebetulnya memperpanjang catatan buruk sang juara bertahan dalam kompetisi empat tahunan tersebut.

Seperti mendapatkan kutukan, mereka yang tahun sebelumnya menjadi jawara di edisi sebelumnya selalu gagal untuk bisa mempertahankan gelar tersebut. Selain Jerman hal ini juga pernah dialami oleh Spanyol, Italia, Brasil dan Perancis. Meski tim Samba nyaris mematahkan kutukan itu, akan tetapi pada akhirnya mereka juga gagal. Seperti apakah kisah "kutukan" tersebut? Berikut  Diary Mas Ifan akan mengulasnya.

JERMAN GUGUR DI FASE GRUP

Tangisan Jerman Di Piala Dunia 2018 ( Sumber Gambar @Source )

Laga terakhir Grup F di Piala Dunia 2018, tentunya menjadi laga yang menyimpan banyak sekali momen. Mulai dari pencapaian luar biasa Korea Selatan hingga tangisan para pendukung Timnas Jerman. Akan tetapi, hasil itu membuat Jerman memperpanjang catatan buruk Juara Bertahan selalu kalah di musim berikutnya. Seperti terkena kutukan, Jerman bahkan di piala dunia kali ini harus rela terusir di fase grup. Kekalahan dari Korea Selatan ini bahkan membuat Jerman ada di posisi terbawah Grup F dengan koleksi tiga poin. Mereka dikalahkan Swedia dan Meksiko yang ada di urutan satu dan dua.

JADI JUARA, DI EDISI BERIKUTNYA SPANYOL TIDAK BERDAYA

Kegagalan Spanyol Di Piala Dunia 2014 ( Sumber Gambar @Source )

Jika tadi membahas mengenai Jerman yang menerima kutukannya di Rusia, Sama halnya dengan Spanyol yang mengalami kutukan, di Piala Dunia Brasil. Menyandang sebagai Juara di Piala Dunia 2010, Tim Matador yang tergabung dalam Grup B kala itu yang berisikan Belanda, Australia, dan Chili. Digadang bisa lolos dengan mudah bersama Belanda, akan tetapi rupanya Spanyol justru mendapatkan kesulitan. Dimulai dari kekalahan 5-1 dari Belanda dan juga di kalahkan oleh Chile dengan skor telak. Meski bisa menang kala menghadapi Australia, akan tetapi akhirnya mereka harus gugur di babak fase grup. Hasil ini menjadikan catatan buruk gelar tim juara Eropa dan Dunia selalu gagal di musim berikutnya.

ITALIA HANCUR LEBUR KALA DI AFRIKA

Kegagalan Italia Di Piala Dunia 2010 ( Sumber Gambar @Source )

Begitu juga yang dialami oleh Italia, yang tidak berdaya di Piala Dunia 2010. Dan itu menjadi catatan terbutuk bagi Italia usai 54 tahun. Kala itu tidak ada satupun kemenangan, dua kali imbang dan 1 kali kalah. Bahkan posisi di klasemen Italia ada di bawah Selandia Baru. Padahal di Piala Dunia sebelumnya 2006 mereka adalah Juaranya.

KEHEBATAN PERANCIS 1998, TIDAK BERDAYA DI EDISI BENUA ASIA

Kegagalan Perancis Di Piala Dunia ( Sumber Gambar @Source )

Siapa yang berani meragukan skuad Perancis untuk Piala Dunia. Selain berisikan para pemain hebat dari sejak dulu hingga kini, penampilan Perancis juga selalu menarik dan menyulitkan lawan-lawannya. Akan Tetapi kutukan juga pernah dialami oleh Perancis, sukses di Piala Dunia sebelumnya justru di Piala dunia berikutnya ia pernah mengalami hal yang pahit. Dimana mereka harus pulang di fase grup dengan berada di posisi kedua dari bawah.

BRASIL NYARIS BISA MEMECAHKAN MISTERI KUTUKAN ITU

Kegagalan Brasil Di Piala Dunia 1998 ( Sumber Gambar @Source )

Brasil menjadi tim satu-satunya yang nyaris bisa memecahkan kutukan itu. Jika Jerman, Perancis, Spanyol dan Italia terhenti di babak fase grup, berbeda dengan Brasil, ia sebelumnya sempat melaju cukup jauh. Bahkan berhasil mengukit namanya di Final Piala Dunia 1998. Empat tahun sebelumnya Brasil berhasil membawa Piala Dunia kala di Amerika Serikat. Final beruntun ini ternyata berakhir dengan berbeda, Brasil gagal mengulangi kesuksesannya tahun 1994. Brasil dibantai telak oleh Perancis dengan skor 3-0. Hal ini menjadikan kemenangan atau juara bertahan sebelumnya sudah tentu akan kalah di kompetisi selanjutnya.

Mempertahankan memang lebih sulit daripada mendapatkan lagi sepertinya itulah pepatah yang pas untuk menggambarkan sederet Timnas diatas. Meski sulit, akan tetapi tidak menutup kemungkinan "kutukan" ini kedepannya bisa terpecahkan. Hal ini mengadu kepada sepak bola yang bersifat dinamis, terus ada perkembangan dan juga perubahan. Seperti contohnya adalah Real Madrid yang bisa memecahkan kutukan Juara Liga Champions. Bahkan sampai bisa menjadi juara Liga Champions 3 kali berturut-turut.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus