Motivasi Dari Hamzah, Tukang Becak Yang Berhasil Jadi Sarjana - Welcome To Mas Ifan Blog

Motivasi Dari Hamzah, Tukang Becak Yang Berhasil Jadi Sarjana

Diary Mas Ifan - Tentunya kalian sudah tidak asing dengan kalimat "Kejarlah Ilmu Sampai Ke Negeri China". Petuah itu menyarankan ...

Diary Mas Ifan - Tentunya kalian sudah tidak asing dengan kalimat "Kejarlah Ilmu Sampai Ke Negeri China". Petuah itu menyarankan supaya kita sebagai manusia selalu menuntut ilmu setinggi mungkin. Yang menjadi masalah kadang adalah biaya pendidikan di Indonesia yang bisa dibilang tidak murah, terlebih untuk jenjang kuliah. Sepertinya hanya anak-anak dengan keluarga kaya saja yang bisa menikmati bangku kuliah.

Sumber Gambar @Source

Akan tetapi, tidak berarti untuk orang dengan golongan ekonomi dibawah tidak bisa untuk masuk kuliah. Rupanya semua itu kembali pada diri kita, niat kita, jika sudah niat pasti akan ada jalan. Hal itu dibuktikan oleh Hamzah, seorang pemuda yang setiap harinya bekerja sebagai tukang becak ini berhasil menjadi sarjana dan diwisuda. Kisahnya pun langsung menjadi viral dan membuat para warganet terpana. Seperti apa kisah Hamzah yang berhasil menginspirasi banyak orang itu?, langsung di simak aja berikut :

JADI MAHASISWA BERPRESTASI MESKI HARUS SAMBIL BEKERJA

Sumber Gambar @Source

Hamzah adalah salah satu dari mahasiswa berprestasi. Bahkan, Hamzah berhasil mendapatkan IPK 3,5. Nilai itu tentu saja mengesankan. Terlebih jika melihat dalam sehari-harinya Hamzah juga harus bekerja keras menjadi tukang becak. Di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), becak Hamzah mendapatkan tempat khusus dengan diberi tempat parkir di depan pintu upacara.

PERGI WISUDA DENGAN MENGAYUH BECAK

Sumber Gambar @Source

Dengan sangat bangga, Hamzah pergi ke gedung kampusnya yang jaraknya sekitar 6,3 km dengan mengayuh becaknya. Sama sekali tidak terlihat gurat letih di wajah Hamzah. Hamzah juga membawa ibunya untuk ikut hadir dalam acara wisudanya. Pria kelahiran 5 April 1995 itu mengaku sangat bersyukur, sama sekali tidak ada rasa malu terhadap profesinya sebagai tukang becak. Pasalnya, keberhasilannya menjadi sarjana itu juga karena hasil dari kerja kerasnya sebagai tukang becak.

AWALNYA IBU HAMZAH TIDAK MAU DATANG KE WISUDA

Sumber Gambar @Source

Anak mana yang tidak bahagia jika orangtua mereka bicara turut hadir dalam acara wisudanya? Itulah yang dirasakan oleh Hamzah, ia sangat berbahagia ibunya bisa hadir di acara kelulusannya sebagai sarjana. Akan tetapi, sang ibu justru menolak untuk hadir. Bukan karena kesehatan, akan tetapi lantaran sang ibu tidak ingin membuat Hamzah malu, pasalnya, wanita sepuh itu tidak mempunyai pakaian yang pantas untuk hadir dalam acara itu. Alhasi, Hamzah pun pergi ke rumah tetangga untuk meminjam kebaya, kerudung, sandal, bahkan tas wanita. Hamzah sangat bersyukur pada akhirnya sang ibu mau datang.

Coba kalian bayangkan buat yang kuliahnya masih malas-malas, apa nggak malu tuh sama Hamzah!!!

SATU-SATUNYA ANAK YANG BERHASIL MENJADI SARJANA

Sumber Gambar @Source

Hamzah adalah anak bungsu dari 7 bersaudara. Dan ia merupakan satu-satunya anak yang bisa menyelesaikan pendidikan S1-nya. Ia adalah angkatan 2014 jurusan S1 manajemen di UT. Hamzah kuliah dari dana bantuan Coprporate Social Responsibility (CSR) dan juga hasil dari dirinya bekerja sebagai tukang becak.

Sejak kecil, kondisi keluarga Hamzah memang serba kekurangan masalah ekonomi. Terlebih sejak kematian sang ayah yang berprofesi sebagai seorang nelayan di tahun 2014 lalu. Sementara untuk Ibu Hamzah sendiri hanya bekerja sebagai penjual kue.

Ini merupakan sebuah bukti bahwa seseorang yang hidup di lingkungan yang "Berat" kadang justru mereka mempunyai semangat juang yang lebih besar dari berat hidup mereka. Salut untuk Hamzah yang berhasil menjadi sarjana.

Itu dia kisah Hamzah yang akhirnya berhasil menjadi Sarjana meski dirinya setiap hari bekerja sebagai tukang becak. Semoga setelah lulus ini Hamzah bisa segera mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikannya. Dan semoga kisah Hamzah ini bisa menginspirasi kalian semua yang membaca kisah ini.
KLIK DISINI UNTUK KOMENTAR Disqus