Breaking

Friday, February 3, 2017

Keindahan Bersejarah Di Gunung Padang Di Cianjur

Keindahan Bersejarah Di Gunung Padang Di Cianjur

Balok - balok batu berserakan di mana - mana, berpusat di gunung yang berusia sangat tua sekali. Tidak hanya di sana tetapi juga di persawahan, di sekitar rumah - rumah penduduk, bahkan diperkirakan masih tak terhitung jumlahnya tertanam di bawah bukit dan tanahnya yang amat subur. Lokasi situs ini berada di ketinggian 885m DPL, di Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Tepat di puncak gunungnya, bebatuan tersebut berserakan dengand enah mengkerucut dalam 5 teras. Diperkirakan batunya berusia 4000-9000 SM (Sebelum Masehi). Situs megalitik ini sendiri berasal dari periode 2500-4000 SM. Ini berarti bangunannya telah ada sekitar 2.800 tahun sebelum dibangunnya Candi Borobudur. Bahkan, usia situs megalitik ini lebih tua dari Machu Picchu di Peru. Situs megalitik Situs Gunung Padang diperkirakan sezaman dengan bangunan pertama Piramida di Mesir.

Gunung Padang Cianjur

Situs Gunung Padang merupakan peninggalan zaman batu besar yang tak ternilai harganya. Bentuknya berupa tiang - tiang dengan panjang rata - rata sekitar 1 meter dan berdiameter rata - rata 20 cm, berjenis andesit, basaltik, dan basal. Geometri ujung batu dan pahatan ribuan batu besar dibuat sedemikian rupanya teratur berbentuk pentagonal (lima sudut). Angka 5 juga seakan memberikan identitas pemujaan bilangan '5' oleh masyarakat Sunda dahulu kala.

Hal ini membedakannya dengan Babylonia yang menganggap sakral angka 11 atau Romawi Kuno dengan angka 7. Simbol '5' tersebut mirip dengan tangga nada musik Sunda pentatonis, yaitu : da mi na ti na. Oleh karena itulah, selain kompleks peribadatan purba, banyak juga menyebut Situs Gunung Padang sebagai teater musikal purba.


AKTIVITAS DI GUNUNG PADANG DI CIANJUR

Bulatkan tekad Anda untuk mengunjungi situs luar biasa ini yang menjadi sebuah warisan peradaban Nusantara yang menakjubkan sekaligus penuh tanda tanya. Jangan kalah dengan turis asing yang telah terkagum - kagum melihat situs ini bahkan sebagian berhasrat membeli beberapa bongkahan batu tersebut.

Datanglah ke sini untuk melihat langit indah malam hari di bawah riuhnya milyaran bintang dimana tempat di tengah Galaksi Bima Sakti yang dikawal rasi Serpens dan Aquila yang mewakili dunia bawah dan atas. Malam cerah di bulan Juli dapat Anda pilih untuk waktu yang sempurna, duduk saat malam Bulan Purnama bersama reruntuhan yang berusia 2500-4000 SM.

Situs prasejarah ini dikelilingi oleh lembah - lembah yang sangat dalam. Kompleksnya memanjang, menutupi permukaan sebuah bukit yang dibatasi oleh jejeran batu andesit besar berbentuk persegi. Di puncak gunungnya Anda dapat melihat pemandangan indah dan hamparan beberapa gunung, yaitu Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Pasir Pogor, Gunung pasir Gombong dan Gunung Pasir Domas.

Situs Gunung Padang sebenarnya bukan satu - satunya kompleks tradisi megalitik di Cianjur. Masih ada peninggalan tradisi megalitik di sekitar Kabupaten Cianjur yaitu di Ciranjang, Pacet, Cikalong Wetan, dan Cibeber.


RUTE

Berlokasi di Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Cempaka, Kabupaten Cianjur, situs megalitik yang luar biasa ini dapat ditempuh 1,5 jam atau 45 km dari kota Cianjur. Dari Jakarta jaraknya 165 km dan dari Bandung sekitar 110 km. Perkalanan melalui jalur naik-turun, kadang aspalnya mulus dan kadang jalanan berlubang dan berbatu. Cara praktis untuk menuju lokasi ini adalah dengan menyewa mobil dari Jakarta atau Bandung.

Panduan terdekat menuju lokasi adalah sekitar 26 km arah barat daya ada Stasiun Kereta Api Lampegan (1879-1882). Berdiri pula terowongan yang dapat menjadi tempat menarik untuk disambangi sebelum tiba atau pulang dari Situs Gunung Padang.

Ada dua rute perjalanan yang mudah ditempuh menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, yaitu melalui Pal Dua dan Tegal Sereh. Melalui jalur Pal Dua ditempuh melewati Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, dari Desa Warungkondang maka berkeloklah ke kanan menuju ke Cipadang-Cibokor-Lampegan-Pal Dua-Ciwangin-Cimanggu dan Gunung Padang. Jalanan yang dilalui cukup bervariasi dan melewati pemandangan indah Perkebunan Teh Gunung Manik. Apabila Anda melalui Jalan Tegal Sereh maka melalui rute Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, dari Sukaraja belok ke kiri Cireungas-Cibanteng-Rawabesar-Sukamukti-Cipanggulaan-Gunung Padang.


TIPS

Lokasinya berbukit curam namun telah tersedia anak tangga untuk mencapai puncaknya setinggi 95 meter. Tangga tersebut tersusun dari 468 anak tangga dari batu andesit yang direkonstruksi. Ada dua bagian anak tangga, satu tangga berbahan batu alami dan satunya lagi tangga berbahan semen dan pasir.

Apabila Anda menggunakan tangga berbatu alami maka perlu berhati - hati tetapi ini adalah jalur aslinya dengan sudut panorama yang menawan.

Saat Anda menuruni anak tangga yang berbahan semen maka berhentilah sesaat beberapa kali untuk menghindari kaki bergetar sesampainya di bawah.


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact