Breaking

Wednesday, February 14, 2018

Ini Dia Si Bapak SPONSOR?

Ini Dia Si Bapak SPONSOR?

Kalian penasaran?, Mau tau siapa sih orang jenius pertama kali yang berpikir mengenai SPONSOR???

Christopher Columbus ( Sumber Gambar @Source )

Perlu diketahui jika rupanya Praktik sponsorship sudah dipraktikan sejak dahulu kala. Pada tahun 1492, Christopher Columbus, penemu Benua Amerika, menghadap Raja Spanyol, Raja Ferdinand V dan Ratu Isabella.

Dia menawarkan suatu kerja sama untuk mewujudkan impiannya, berlayar menuju utara untuk menemukan jalan yang lebih cepat mencapai Asia.

Perjalanannya itu bertujuan untuk menemukan daerah jajahan baru yang memiliki kekayaan alam yang berlimpah dan berharga sehingga jika Spanyol mendanai perjalanan tersebut, Christopher Columbus akan menyatakan bahwa derah yang didatanginya itu menjadi milik Kerajaan Spanyol.

Untuk itu, Raja Spanyol harus membiayai segala keperluan dalam perjalanan tersebut, dari kapal, kru kapal, sampai dengan makanan yang dibutuhkan selama pelayaran.

Sebagai balasan atas jasanya, Christopher Columbus juga meminta kepada Kerajaan Spanyol sepersepuluh kekayaan dari daerah jajahan yang akan ditemukannya nanti.

Ia juga meminta kekuasaan sebagai laksamana yang berhak mengadili perselisihan perniagaan di negara jajahan. Bukan hanya itu, Christopher Columbus juga meminta agar dapat menjadi wakil raja serta menjadi penguasa militer dan penguasa sipil di daerah yang akan ditemukannya.

Untuk merealisasikan mimpinya, ia mendekati orang-orang kepercayaan Raja dan terus-menerus meyakinkan Raja dan Ratu Spanyol. Namun, Christopher Columbus tidak langsung memperoleh persetujuan dari pihak kerajaan.

Hampir beberapa kali 'proposal' pelayaran Christopher Columbus ditolak dengan berbagai alasan. Untuk mencapai tujuannya dibutuhkan waktu hingga 6 tahun supaya mendapatkan kontrak kerja sama pelayaran dari Negara Spanyol.

Apalagi mengingat begitu banyaknya permintaan yang diajukan oleh Christopher Columbus pada saat negosiasi terakhir.

Berkat bantuan Luis de Santágel, Bendahara Kerajaan Spanyol, yang meyakinkan Raja Ferdinand V dan Ratu Isabella bahwa permintaan Christopher Columbus tidak seberapa nilainya jika dibandingkan keuntungan yang akan didapat Spanyol dari negara yang akan dijajah.

Setelah bernegosiasi lebih dari beberapa minggu, pada bulan April 1492, Christopher Columbus beserta armada kecilnya berangkat dari pelabuhan kecil Palos de La Frontera. Dia mengomandoi tiga kapal kecil berbendera Spantol, yaitu Pinta, Nina dan Santa Maria beserta 60 sampai 70 kru kapal memulai misinya Enterprises of The Indies, mencari negara jajahan yang memiliki kekayaan alam yang berharga yang dapat dieksploitasi oleh bangsa Spanyol demi kemakmurannya.

Karena kepercayaanlah, Christopher Columbus dapat pergi berlayar menuju Asia. Kata tersebut merupakan kata kunci dari hubungan sponsorship. 

Setelah pelayarannya pertama berhasil, Christopher Columbus kemudian merencanakan pelayarannya yang kedua. Kali ini, dia membawa armada yang lebih besar lagi, yaitu 17 kapal dan 1.200 kru kapal yang tujuannya sama dengan pelayaran yang pertama.

Hal tersebut dapat terjadi karena ia telah memperoleh kepercayaan dari Raja Ferdinan V dan Ratu Isabella.


Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact