Breaking

Saturday, December 8, 2018

Mbah Yam, Bersyukur Lebih Baik Dari Pada Mengeluh Dengan Keadaan

Mbah Yam, Bersyukur Lebih Baik Dari Pada Mengeluh Dengan Keadaan


Diary Mas Ifan - "Bersyukur lebih baik daripada terus menerus mengeluh dengan keadaan." itulah pelajaran yang saya dapatkan dari Mbah Yam yang tinggal di Dusun Njagan, Pasuruhan, Mertoyudan Magelang.

Mbah Yam dan cucunya Birin atau yang lebih akrab disapa Sairi

Tinggal bersama dengan 1 anak perempuan dan juga 1 cucunya, Mbah Yam menjalani kehidupan sehari-hari di rumah berukuran yang tidak besar, yang miris adalah ketika hujan datang rumahnya selalu dipenuhi dengan air hujan yang kemudian membanjiri rumahnya.

Mbah dan Cucunya Sairi Yang Waktu Kita Berkujung Ke Rumahnya

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Anak perempuan Mbah Yam setiap hari bekerja di pasar sebagai tenaga ringan yang hanya berpenghasilan setiap harinya tidak banyak. Mungkin bisa dibilang hanya cukup untuk membeli makanan untuk hari esok.

Rumah Mbah Yam

Tidak ada kekuatan finansial untuk merenovasi yang sudah mulai reot dan bocor, tapi Mbah Yam selalu gembira dengan hari-harinya, ia selalu bersyukur atas apa saja yang diberikan oleh Sang Maha Kuasa kepada dirinya, karena baginya Mengeluh itu tidaklah berguna, daripada mengeluh lebih baik selalu bersyukur.

KONDISI RUMAH SANGAT MEMPRIHATINKAN

Jika dilihat dari kondisi rumah, rumah Mbah Yam ini benar-benar memprihatinkan, hanya ada 1 kursi lincak panjang, satu meja, satu almari tua untuk menyimpan baju dan juga dipan yang sudah tidak layak pakai.

Tempat Tidur Anak Perempuan Mbah Yam

Bahkan Sairi cucu mbah Yam setiap hari tidurnya di kursi lincak panjang itu, sedangkan ibunya di kasur sederhana buatannya dari beberapa kain-kain tak terpakai, dan Mbah Yam tidur di dipan yang sudah tidak layak pakai.

Beberapa Genteng Ada Yang Sudah Jatuh

Beberapa kayu untuk menahan genteng sudah sangat tua, dan sangat berbahaya sekali jika hujan lebat datang, Yang aku takutkan adalah beberapa genteng bisa terjatuh karena beberapa kayu penyangga yang sudah mulai keropos.

Tempat Mbah Yam Memasak Setiap Harinya

Bahkan untuk mandi setiap hari Mbah Yam mempergunakan sumur yang tidak ada bilik penutupnya di sekitarnya dan hanya ada 1 ember yang sudah sobek untuk menampung air sumur.

TIDAK BISA BERBUAT BANYAK UNTUK RENOVASI RUMAHNYA

Karena keterbatasan ekonoi menjadikan Mbah Yam pun pasrah, ia tidak bisa berbuat banyak untuk merenovasi rumahnya yang memang sudah tidak layak huni itu. ia pun hanya bisa pasrah dan berdoa kepada Sang Maha Kuasa agar suatu saat nanti ia bisa merenovasi rumahnya itu.

Kamar Mandi Di Samping Rumah Mbah Yam

Mari sahabat Diary Mas Ifan untuk kamu yang memiliki rejeki lebih untuk membantu Mbah Yam agar bisa merenovasi rumahnya... Untuk yang mau mendonasi silahkan bisa KLIK DISINI.... Atau untuk para "Orang Baik" yang mau datang langsung ke lokasi bisa kontak saya di WA 0857-4381-4600.


Terima kasih untuk sahabat yang sudah mendonasi, Jangan lupa dibantu juga untuk dishare sebanyak-banyaknya postingan ini supaya semakin banyak orang baik yang mengetahuinya dan tersentuh hatinya.


HAYO MAU KEMANA, AYOO ATUH SHARE DULU POSTINGAN INI 👍 🙏 😊 Terima Kasih
Disclaimer: Images, articles or videos that exist on the web sometimes come from various sources of other media. Copyright is fully owned by the source. If there is a problem with this matter, you can contact